2.4 Beatings

Ketika kita mendengar dua suara dengan frekuensi yang sedikit berbeda, kita mempersepsi suatu suara ekstra. Suara ini mirip dengan kedua sumber suara tetapi kita juga bisa mendengar suatu irama (atau beat) yang lajunya ditentukan oleh frekuensi kedua suara. Bila dua frekuensi ini terlalu jauh berbeda, otak kita tidak lagi mempersepsi irama ini. Hal ini karena untuk mempersepsi kedua suara sebagai beating atau irama, keduanya harus menstimulasi grup rambut yang menempati critical band yang sama. Frekuensi irama sama dengan jumlah kali kedua sinusoid dalam keseragaman fase dan kesenjangan fase. Sebagai contoh, dua frekuensi 400 Hz dan 405 Hz menghasilkan osilasi yang baru sehingga kita mendengar irama.

Gambar 2.2 Jumlah dua sinusoid 400 Hz dan 405 Hz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s