Coffee Break Sesi Pertama

Saat ini sedang dilakukan maintenance untuk situs ini. Artikel-artikel yang sudah ditulis pada bab-bab sebelumnya sedang dirapihkan dan diedit agar memiliki tampilan yang seragam dan mudah dibaca.

Pada 3 bab pertama kita telah belajar tentang pengetahuan dasar suara. Materi yang diliputi termasuk pengenalan terhadap suara dan karakteristik fisikanya, cara telinga manusia mengindera suara, dan juga pengukuran suara berdasarkan prinsip dinamika. Ketiga bab ini membangun pilar fondasi pertama khazanah pengetahuan seorang sound engineer. Pada sesi selanjutnya kita akan mulai belajar tentang pilar fondasi kedua, yaitu instrumentasi elektronika peralatan audio.

Sesi berikutnya, yaitu Bab 4 Dasar-Dasar Elektronika, akan dimulai 8 Sept 2009.

Bagi rekan-rekan yang baru tiba, silakan telusuri kembali artikel-artikel sebelumnya. Silakan tinggalkan pertanyaan atau komentar bila merasa perlu.

Terima kasih,

Endy

5 responses to “Coffee Break Sesi Pertama

  1. terima kasih atas semua artikel yg ada dan telah memberi dasar yang kuat untuk para pemula di dunia sound enginering.
    mohon kirany bisa bagi pengetahuan juga gimana SE untuk membuat speaker bok yang baik dengan segala tolak ukurnya.
    terima kasih atas perhatiannya

    • Sama-sama Mas Iswan. Mari kita sama-sama belajar menjadi sound engineer yang benar. Untuk masalah speaker box, nanti saya lihat lagi. Untuk saat ini prioritas adalah lanjut menerjemahkan artikel-artikel ke dalam bahasa Indonesia.

      Cheers,

      • terima kasih mas endy. memang buku mengenai tatasuara di indonesia sangat minim tato hanya tau dari majalah aja. mudah2an kedepan lebih banyak penulis buku tentang tata suara mengingat perkembangan industri soundsystem di indonesia sangat pesat. banyak saya temui SE-SE band yang mengetahui Tata Suara secara OTODIDAK dan Pengalaman aja. mudah2an kedepan kita secara SDM tidak hanya jago dalam prktek aja tapi teorinya juga dikuasai sehingga perkembangan kualitas SDM kita bisa terukur.

      • Endy Daniyanto

        Salam Mas Iswan,

        Alhamdulillah SAE (School of Audio Engineering) yang berpusat di London, Inggris sedang berencana membuka cabang Jakarta. SAE sudah ada di Singapura, dan merupakan sekolah audio berstandar internasional. Semoga ke depannya akan mencetak generasi sound engineer Indonesia yang lebih bagus mutunya.

        Untuk buku atau literatur, saya sendiri sedang mengembangkannya juga.

        Terima kasih.

  2. Mohon ijin saya copy artikel tentang tat suara ini, untuk saya aplikasikan dan saya bagikan ilmu ini kepada “sound engineer kampung” yang tidak tahu menahu tentang teori suara. Mereka berpandangan kalau suaranya keras, bassnya jlegur trebelnya bikin sakit telinga adalah bagus…. keindahan suara tidak menjadi prioritas.

    Mudah mudahan dengan adanya ilmu ini bisa merubah paradigma tentang tata suara.

    Terima kasih telah berbagi ilmu… “pengeran sing mbales…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s