6.4 Mode Fungsi

Perekam analog profesional memiliki 3 head, satu untuk reproduksi, satu untuk merekam, dan satu untuk menghapus. Penghapusan perlu karena merekam pada pita yang sudah digunakan menciptakan suatu efek memori dan mencegah kelancaran magnetisasi baru.

Ketiga head tersebut beserta fungsinya adalah:

Erase head (penghapusan), menghapus sinyal yang terekam dan mengatur ulang partikel magnet secara acak

Sync head (rekaman), bekerja dalam mode rekaman pada beberapa track dan dalam mode repro di track yang lain. Hal ini memungkinkan melakukan overdubbing.

Repro head (reproduksi), dirancang untuk reproduksi sinyal. Ketika merekam, monitoring sebaiknya dilakukan menggunakan sync head, sedangkan untuk mengendalikan kualitas suara rekaman ketika tahap reproduksi gunakan repro head.

Ada tiga mode fungsi untuk recorder, bergantung kepada operasi yang dibutuhkan. Ketiga mode berikut adalah:

Input mode

Mode ini digunakan ketika tahap awal rekaman dimana pemasangan level dilakukan. Dalam diagram kita dapat melihat bagaimana sinyal input memasuki sync head (dan karenanya dapat direkam meski pada tahap ini belum terjadi karena belum memungkinkan untuk mendengar apa yang sedang direkam ke pita) dan bagaimana kopi dari sinyal dikirim ke output untuk monitoring.

Gambar 6.2 Input mode

Repro mode

Mode ini digunakan pada tahap reproduksi. Kita dapat melihat bagaimana sinyal output datang langsung dari repro head sehingga dapat direproduksi dengan kualitas sangat tinggi. Konfigurasi ini ideal untuk mixdown (mixing) namun jarang digunakan untuk rekaman. Dalam diagram kita dapat melihat bagaimana sinyal input mencapai recording head juga sehingga memungkinkan operasi ini berlangsung. Namun, kesenjangan fase antara recording head dan repro head menyulitkan reproduksi real-time dari sinyal yang terekam.

Gambar 6.3 Repro mode

Sync mode

Dalam kasus ini hanya sync head yang digunakan (yang bila kita ingat, mampu mereproduksi beberapa track dan merekam yang lain pada saat yang sama). Ini memungkinkan overdubbing dilakukan.

Gambar 6.4 Sync mode

Tabel 6.1 Kecepatan putaran pita magnetik

Kecepatan pita (ips, inches per second)

Penggunaan

17/8

Perekam kaset. Dukungan analog yang paling buruk yang tersedia

33/4

Perekam studio portabel

71/2

Perekam analog semi-profesional

15

Perekam 2-track profesional/ perekam 24-track semi profesional

30

Perekam 24-track profesional

Tabel 6.2 Perekam analog

Lebar (inci) Aplikasi Track Arah Penggunaan
1/8” Perekam kaset

Studio portabel

4

4-8

2

1

Amatir

Demo

1/4” ATR

ATR

MTR

4

2

4-8

2

1

1

Amatir

Semi-pro

Amatir

1/2” ATR

MTR

2

8-16

1

1

Pro ATR

Semi-pro

1” MTR

MTR

MTR

8

16

24

1

1

1

Pro

Semi-pro

Semi-pro

2” MTR

MTR

MTR

16

24

32

1

1

1

Kualitas maksimum

MTR standar industri

Pro MTR

ATR (Analogue ribbon recorder): mengidentifikasi perekam 2-track analog

MTR (Multitrack recorder): mengidentifikasi perekam analog multi-track

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s