7.2 Delay

Menambahkan kopi sinyal yang di-delay (ditunda) sehinga menciptakan efek echo. Dulu efek ini dihasilkan dengan menggunakan perekam analog dan mengeksploitasi perbedaan jarak antara repro head dengan recording head. Dengan mengirimkan output channel (atau saluran) kiri ke channel kanan dan sebaliknya, dan juga dengan memanipulasi kecepatan pita, bisa didapatkan efek yang ampuh dan, pada masanya, revolusioner. Era digital telah sangat menyederhanakan proses ini. Sekarang, efek delay mudah diciptakan dan teknologi digital telah membuka kemungkinan-kemungkinan inovatif yang menarik, seperti ping-pong delay (suara pengulangan dikirim ke channel kiri dan kanan secara bergantian) dan multi tap delay (echo diulang dengan interval waktu yang berbeda sehingga menciptakan efek pengenceran). Dalam musik, waktu delay seringkali didasarkan atas tempo lagu. Dengan cara ini, pengulangan suara terjadi sesuai dengan tempo dalam musik, menciptakan efek yang memenuhi lebih lanjut suara dalam lagu. Untuk menghitung waktu delay (dalam milisekon) yang dibutuhkan untuk musik dengan n ketukan (BPM atau beats per minute) kita menggunakan formula berikut:

Delay time (ms)= 60000 ms/bpm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s