7.15 Kegunaan Kompresor

Kompresor merupakan prosesor yang sangat berharga dalam sound engineering dan digunakan dalam berbagai cara. Sub bab ini membahas kegunaan paling umum, tanpa melupakan kemungkinan kegunaan yang lebih personal melalui eksperimentasi berdasarkan metode dan kriteria.

Kompresi keseluruhan mix: kompresi kepada stereo mix menghasilkan suara yang lebih homogen karena perubahan volume lebih rata dan setiap suara terintegrasi ke dalam satu badan.

Kompresi keseluruhan mix dapat membatasi rentang dinamika, seperti yang dibutuhkan dalam dance music dengan rentang dinamika tidak lebih dari 30 dB (sehingga track drum asli harus dikompres berat), atau untuk alasan teknis seperti siaran radio yang membutuhkan rentang dinamika 15 dB sehingga kompresi yang berat dilakukan sebelum lagu-lagu diudarakan.

Kompresi ringan dapat dipakai ketika proses rekaman untuk menghindari masalah penjenuhan.

Teknik yang berlaku untuk mix, juga berlaku untuk sub-mix. Sebagai contoh sebuah seksi woodwind dengan 8 instrumen bisa dikompres sebagai satu submix sehingga didapat seksi woodwind yang homogen sebelum dimix dengan instrumen lainnya. Bisa juga untuk drum kit yang direkam dengan banyak mikrofon. Nilai yang umum digunakan dalam konteks kompresi ringan: rasio kompresi yang ringan (2:1) (agar tidak terdengar efek kompresi), threshold rendah (untuk mengurangi dinamika lebih menyeluruh, bukan hanya bagian atasnya saja), attack medium (agar bereaksi terhadap semua suara dalam mix), release panjang (hingga 2 sekon, sehingga kompresi hampir selalu aktif dan tidak terjadi perubahan level yang tidak indah).

Ketika kompresor digunakan dalam mode stereo, kedua input sidechain dihubungkan dengan tombol agar fungsi kedua channel tersinkronisasi. Kendali input sidechain disatukan di kompresor channel kiri sedangkan channel kanan dideaktivasi.

Modifikasi sinyal envelope: untuk kasus modifikasi suara instrumen single. Pilihan parameter bergantung kepada tipe sinyal input dan hasil yang ingin didapatkan. Dua contoh yang bertolak belakang:

Pertama, untuk meningkatkan attack dari suara bisa menggunakan attack pelan agar transien awal melewati kompresor. Release lebih panjang daripada suara agar kompresor tetap aktif setelah suara pudar. Threshold dan rasio bergantung kepada amplitudo sinyal dan seberapa berat kompresi yang diinginkan.

Contoh kedua, suara yang ingin diperpanjang seperti sustain yang panjang pada gitar listrik. Attack dipasang minimum, agar tidak merubah bagian awal suara. Threshold dipasang tinggi, release panjang dan kompresi rendah. Kombinasi pilihan teknis ini memastikan ketika suara mencapai threshold, kompresor teraktivasi. Namun, karena reasio yang rendah, amplitudo suara hampir tidak berubah. Setelah fase ini, suara asli memudar tetapi karena release panjang kompresor mempertahankan amplitudo terkompresi selama durasi suara tersebut.

4 responses to “7.15 Kegunaan Kompresor

  1. salam Mas Endy🙂

    apakah kompressor dapat membuat hasil mixingan kita jadi lebih menyatu (glue)?krn hasil mixing saya masih terdengar sangat misah di masing2 instrumen..mohon oencerahan..
    thanks

    • Ya, salah satu kegunaan kompresor adalah menyatukan beberapa elemen musik. Namun, tentunya dibutuhkan skill sang pengguna yang memadai agar dapat menggunakan kompresor dengan setting yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s