8.2 Koneksi Elektrik

Koneksi elektrik atau koneksi listrik dibuat menggunakan kabel listrik. Koneksi ini mengangkut sinyal listrik dari satu tempat ke tempat lain. Dalam bidang audio, ada beberapa macam kabel yang bisa dibagi menjadi dua kategori:

Kabel tenaga: mengangkut sinyal dengan jumlah daya yang tinggi dan digunakan untuk mensuplai daya ke peralatan

Kabel sinyal: mengangkut sinyal dengan jumlah daya yang rendah. Kabel sinyal bisa dibagi lebih lanjut menjadi:

Kabel mikrofon: mengangkut sinyal dari mikrofon ke peralatan yang menanganinya. Sinyal yang diangkut berdaya dan bervoltase sangat rendah. Sinyal lemah rentan terhadap interferensi atau gangguan sehingga harus dilindungi secara memadai dari interferensi elektrostatik dan elektromagnetik, dengan menggunakan koneksi balanced.

Kabel line: mengangkut sinyal yang sudah teramplifikasi. Sinyal masih kekurangan daya tetapi lebih kuat sehingga hanya perlu dilindungi terhadap interferensi elektrostatik, dengan menggunakan koneksi unbalanced.

8.3.1 Koneksi listrik unbalanced

Digunakan untuk membangun kabel line.

Koneksi unbalanced terdiri dari dua konduktor: satu mengangkut sinyal, dan satu berperan sebagai massa. Massa konduktor digunakan sebagai tabir terhadap interefensi elektrostatik. Tabir tersebut dibungkus mengelilingi kabel yang mengangkut sinyal, sehinga membuat sebuah Faraday’s cage.

8.3.2 Koneksi listrik balanced

Digunakan untuk membangun kabel mikrofon.

Koneksi balanced terdiri dari tiga konduktor: kabel yang menangkut sinyal, massa, dan kabel lain yang mengangkut kopi sinyal yang telah mengalami inversi fasa dalam relasi terhadap massa. Diagram berikut menunjukkan koneksi balanced:

Gambar 8.3 Sinyal dalam koneksi balanced

8.3.3 Distorsi dalam koneksi listrik

Setiap kabel menghasilkan distorsi, sehingga mengatenuasi sinyal yang melewatinya. Ini berlaku untuk setiap macam kabel, baik optik maupun listrik.

Distorsi koneksi listrik yang umum disebut distorsi mikrofon. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikut:

Gambar 8.4 Representasi listrik dari distorsi mikrofon

Dalam diagram terdapat dua konduktor. Konduktor memperkenalkan resistansi atau hambatan, yang ditandai dengan hambatan R1 dan R2. Muatan listrik mengalir melalui kedua konduktor sehingga berlaku seperti kondenser. Hubungan rangkaian yang terjadi setara dengan band-pass filter sehingga kabel berlaku seperti sebuah filter. Ketika nilai hambatan R1 dan R2 meningkat, begitu pula aksi filter pada sinyal. Masalah kedua muncul akibat kehadiran kapasitas terinduksi ketika kedua konduktor bergerak terhadap satu sama lain (seperti ketika kabel bengkok), sehingga jarak antara kedua plat atau konduktor berubah dan mengubah nilai kapasitas. Ini berarti terjadi arus listrik melalui kondenser yang bisa terdengar sebagai suara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s